2 Kali Tertangkap, Pelaku Penebang Kayu di Kawasan Tahura Ditangguhkan Polres Tanah Karo

    2 Kali Tertangkap, Pelaku Penebang Kayu di Kawasan Tahura Ditangguhkan Polres Tanah Karo
    Saat Personil Polres Karo, Dishut dan Aparat Pemerintahan Desa ke lokasi penebangan, Senin (03/05/2023)

    KARO - Meskipun sudah dua kali tertangkap karena menggarap dan menebang pohon di Taman Hutan Raya (Tahura) kawasan ekosistem kaki Bukit Barisan Berastagi.

    Penahanan pelaku yang diketahui bernama  Jiwa Purba (69) warga Desa Doulu, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo ''Endingnya' ditangguhkan kepolisian resor (Polres) Tanah Karo, Sabtu (26/05/2023).

    Penangguhan penahanan terhadap pria yang katanya sering berbuat masalah dan dikenal 'Jogal' di kampungnya sendiri patut diduga adanya 'Kongkalingkong' dengan penyidik kepolisian.

    Pasalnya, ia sudah dua kali tertangkap dengan kasus yang sama, namun dilepaskan juga oleh polisi. Tanpa adanya kelanjutan proses hukum, berkasnya 'lenyap' begitu saja.

    Buktinya, pertama kali Jiwa Purba ditangkap pada Senin (03/05/2023) oleh aparat yang terdiri dari Kanit Tipiter Polred Tanah Karo, Bhabinkamtibmas Desa Doulu Aipda Septa Purba, Kepala Desa (Kades) Emil Justin Ginting, BPD Desa Doulu Jolisan Sembiring dan Dinas Kehutanan, usai ke titik lokasi penebangan.

    Namun penangkapan tersebut tidak ada kelanjutan proses hukum. Pelaku dilepas bebas tanpa adanya alasan. Sementara isu yang beredar dan sampai ditelinga para kuli tinta.  Penyidik diduga telah menerima uang sebesar Rp. 25 juta agar kasus ditutup alias berkasnya 'Dicuci'

    Nah, kali ini kasus serupa terjadi lagi. Lagi-lagi pelaku tertangkap dengan kasus yang sama, Rabu (17/05/2023) sekira pukul 18:00 WIB, karena adanya laporan dari masyarakat  Namun penahanannya ditangguhkan lagi oleh penyidik polisi, Sabtu (20/05/2023).

    Jadi patut diduga, penangkapan tersebut terkesan 'Ecek-ecek' atau 'Action' saja agar bisa terima 'Piti-piti' dari pelaku. "Alasan saja penyidik polisi kalau pelaku ada riwayat penyakit. Kalau sakit, gak berulangkali berhadaoan dengan hukum. Harusnya digelar perkara dan dijelaskan secara terbuka soal penangguhan penahanannya, " ketus seorang aktifis pemerhati lingkungan hidup bermarga Kaban.

    Padahal, menurut Kasat Reskrim AKP Arya Nusa Hindrawan dikutip dari salah satu media online. JP diamankan Polres Tanah Karo berdasarkan LP/ A / 13 / V / 2023 / SPKT. Satreskrim/ Polres Tanah Kao/Polda Sumut. Begitu juga dengan penahanannya mengacu pada UU RI Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan atau UU Nomor 41 Tahun 1999 Tentang Kehutanan sebagaimana dimaksud dalam pasal 82 Jo Pasal 50 ayat 2 huruf A PERPU No 2 tahun 2022 Tentang Cipta Kerja.

    Selain itu, disebutkannya lagi, pelaku dengan sengaja masuk ke dalam kawasan hutan lindung dan melakukan penebangan pohon menggunakan mesin Chainsaw tanpa Izin dari pihak yang berwenang.

    "Untuk itu Pelaku akan disangkakan Pasal 12 huruf d dan e Jo Pasal 83 ayat (1) huruf b Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, ” terang Kasat.

    Kapolres AKBP Ronny Nicolas Sidabutar SH MH Sik ketika dikonfirmasi via pesan singkat WhatsApp, Jumat  (25/05/2023) sekira pukul 12:45 WIB menyebut "Coba ditanya ke Kasat Reskrim ya, Terima Kasih, " tulisnya singkat.

    (Anita Theresia Manua)

    karo sumut
    Anita Manua

    Anita Manua

    Artikel Sebelumnya

    Kepala SD Inpres Lingga di Karo Kepanasan...

    Artikel Berikutnya

    Tak Transparan Realisasikan Dana Desa, Mantan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Nagari TV, TVnya Nagari!
    Mengenal Lebih Dekat Koperasi
    Ribuan Masyarakat Hadiri Marsombu Sihol, Calon Wakil Bupati Simalungun Benny Gusman Sinaga Teteskan Air Mata
    Ketua Umum Bhayangkari Kunjungi Aiptu Heri dan Anaknya yang Terbaring Sakit
    Bareskrim Polri ungkap Jaringan Narkoba Wilayah Jambi H dan DS
    Dukungan Menangkan Paslon Abetnego Tarigan - Edy Suranta Bukit Kian Mengalir  - Siti Aminah Peranginangin : Paslon 'ABDI' Ibarat Barang Original, Mahal dan Layak Jual
    Isu Abetnego Tarigan 'Nucel' Cari Nama di Liang Melas Datas 'Terpatahkan'
    Deteksi Dini Cegah Penyalahgunaan Narkotika, Rutan Kabanjahe Test Urine Warga Binaan
    Bob Andika Sitepu 'Turun Gunung' Serukan Dukungan ke Paslon 'ABDI' di Pilkada Karo 2024
    Pemda Karo Terkesan 'Tutup Mata', 500 Pedagang Korban Kebakaran Pusat Pasar Berastagi 'Curhat' ke Abetnego Tarigan  *Jora Sinukaban : Sejak Terbakar, 500 Pedagang Terpaksa Dirikan Lapak Sendiri dan Terpencar
    Paslon 'ABDI' Abetnego Tarigan - Edy Suranta Bukit, Hadiri Kampanye Damai
    Dukungan Menangkan Paslon Abetnego Tarigan - Edy Suranta Bukit Kian Mengalir  - Siti Aminah Peranginangin : Paslon 'ABDI' Ibarat Barang Original, Mahal dan Layak Jual
    Kepesertaan JKN-KIS, Lebih Efektif Melalui  Program UHC ***Nora Duita Manurung : BPJS Kesehatan Kabanjahe Tetap Berkomitmen Memberikan Pelayanan Terbaik Terhadap Masyarakat dan Peserta JKN-KIS di Karo
    Jadi Pusat Perhatian, Kembar Identik Dilantik Jadi Anggota DPRD Karo Periode 2024 - 2029
    Abetnego Tarigan Disuguhi 'Manuk Sangkep', Tanda Doa dan Berkat Hantarkan Jadi Bupati Karo
    Jelang Pilkada, Supervisi OMP Toba Biro Ops Polda Sumut Kunker ke Polres Tanah Karo
    Lagi, Si Jago Merah Ngamuk, 2 Unit Rumah di Desa Ujung Sampun Ludes
    Kesehatan Personel Ops Hatra Toba 2024 Dicek Subsatgas Dokkes Polres Tanah Karo
    Bupati Karo Siap Dukung Event Aquabike Jetski World Championship 2023
    Jadi Pusat Perhatian, Kembar Identik Dilantik Jadi Anggota DPRD Karo Periode 2024 - 2029

    Ikuti Kami